Hubungan Antara Pola Asuh Demokratis Dengan Penyesuaian Diri Siswa di Pesantren Darularafah Raya
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh demokratis dengan penyesuaian diri santri di Pondok Pesantren Darularafah Raya. Penyesuaian diri merupakan kemampuan individu dalam suatu lingkungan dan bagaimana individu menerima respon yang matang dan efisien agar dapat diterima di lingkungan tersebut. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi penyesuaian diri seseorang, salah satunya adalah pola asuh orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh demokratis dengan penyesuaian diri siswa yang seharusnya dapat melakukan penyesuaian diri dengan baik terhadap lingkungan baru. Penyesuaian diri merupakan salah satu hal penting dalam membantu remaja bersosialisasi di pesantren. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif korelasional. Populasi penelitian sebanyak 195 siswa dengan sampel sebanyak 88 siswa yang diperoleh melalui tes skrining untuk mengetahui siswa dengan pola asuh demokratis. Teknik pengumpulan data menggunakan skala pola asuh demokratis dan skala penyesuaian. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian antara pola asuh demokratis dengan penyesuaian diri mempunyai hubungan yang positif dan signifikan, hal ini dibuktikan dengan analisis data diperoleh nilai r hitung = 0,483 dan p = 0,000 (p < 0,05), kesimpulan penelitian terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pola asuh demokratis dengan penyesuaian diri. hubungan yang signifikan antara pola asuh demokratis dengan penyesuaian diri.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ahmad, dkk. (2020). Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua dengan Penyesuaian Diri Siswa. Skripsi. Universitas Pendidikan Mandalika.
Bahri, Syaiful. (2014). Pola Asuh Orang Tua dan Komunikasi dalam Keluarga. Jakarta: Rineka Cipta.
Desmita. (2014). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Dewi, Nurmala, (2022). Hubungan Pola Asuh Demokratis Orangtua dengan Keterampilan Sosial Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal. Psikologi Islam. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Fatimah, E. (2010). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: CV Pustaka Setia.
Ghufron & Risnawita. (2017). Teori-Teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Madia.
Hapsari, Iriani Indri. (2016). Psikologi Perkembangan Anak. Jakarta: Indeks.
Herman, (2013). Sejarah Pesantren Di Indonesia, Jurnal Al-Tadib vol. 6 No. 2 Juli Desember.
Hurlock, E.B. (2016). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Edisi Kelima (Terjemahan Instiwidayanti dan Soedjarwo). Jakarta: Erlangga.
Jamal, Nur. (2015). Transformasi Pendidikan dalam Pembentukan dalam Kepribadian Santri, Jurnal Pendidikan Islam, Vol. VIII, No. 2, p-ISSN:2085-653.
Kartono, Kartini. (2002). Psikologi Sosial dan Kenakalan Remaja. Jakarta: Rineka Cipta.
Muhadi. (2011). Penelitian Tindakan kelas Panduan Wajib Bagi Pendidik. Yogyakarta: Shira Media.
Kartono, Kartini. (2002). Psikologi Sosial dan Kenakalan Remaja. Jakarta: Rineka Cipta.
Ningrum, P. R. (2013). Perceraian Orangtua dan penyesuaian Diri Remaja. Jurnal psikologi. Vol. 1. No. 1. Fisip Unmul.
Purnomo, Hadi. (2017). Menejemen Pendidikan Pondok Pesantren. Yogyakarta: Bilndung Pustaka Utama.
Ruswaraditra, C. T. (2008). Pola Asuh Pembina Terhadap Santri di Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Garut. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Santrock, John W. (2017). Adolescence. Perkembangan Remaja. Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.
Shochib, Moh. (2010). Pola Asuh Orang Tua (Dalam Membantu Anak Mengembangkan Disiplin Diri. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Suryandari, Savitri, (2020). Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kenakalan Remaja, Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar.
Willis, S. Sofyan. (2013). Psikologi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
DOI: https://doi.org/10.51849/sl.v4i3.321
Refbacks
- There are currently no refbacks.





