Pelatihan Empati Untuk Meningkatkan Perilaku Prososial Pada Siswa/i SDS Global Prima Medan

Jesslyn Thomas, Rianda Elvinawanty, Cecillia Kho, Felycia Thionardi, Rina Mirza

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh pelatihan empati terhadap peningkatan perilaku prososial di kalangan siswa di SDS Global Prima Medan. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja eksperimental, khususnya desain kuasi-eksperimental yang dicirikan oleh grup kontrol yang tidak setara. Pengumpulan data melibatkan penerapan uji Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk untuk normalitas. Analisis dilakukan dengan menggunakan teknik non-parametrik, khususnya Uji Wilcoxon untuk mengevaluasi perbedaan dalam distribusi antara dua grup sampel berpasangan, dan Uji Mann- Whitney U untuk menentukan perbedaan dalam nilai rata-rata antara dua grup sampel independen. Dengan menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 27, hasil dari Uji Wilcoxon dan Uji Mann-Whitney U menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,003 (Sig. < 0,05), sehingga mendukung hipotesis tersebut. Hasilnya, dapat disimpulkan bahwa pelatihan empati secara signifikan meningkatkan perilaku prososial, dengan intensitas perilaku tersebut pada grup pelatihan lebih besar daripada sebelum pelatihan, dan perbedaan signifikan dalam intensitas perilaku prososial yang diamati antara grup yang terlatih dan grup yang tidak terlatih dibandingkan dengan grup yang tidak mendapatkan pelatihan empati, grup yang menerimanya menunjukkan perilaku prososial yang lebih intens.


Keywords


Pelatihan Empati; Perilaku Prososial; Siswa.

Full Text:

PDF

References


Arniansyah, Nadhilla, N., Permatasari, E. R., Milani, T., & Putri, Y. W. (2018). Pelatihan Empati Dan Perilaku Prososial pada Anak Usia 6-12 Tahun di Rptra Anggrek Bintaro. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 2(1), 432-439. doi:https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v2i1.2064

Asih, G. Y., & Pratiwi, M. M. (2010). Perilaku Prososial Ditinjau dari Empati dan Kematangan Emosi. Jurnal Psikologi Universitas Muria Kudus, 1 (1), 33-42.https://jurnal.umk.ac.id/index.php/PSI/article/view/23/22

Atmodiwiro, S. (2000). Manajemen Pendidikan Indonesia. Jakarta: PT Ardadizya Baron, R. A., & Byrne, D. (2005). Paikologi Sosial Jilid 2: Edisi Kesepuluh. (R. Djuwita,Penerj.) Jakarta: Erlangga.

Azwar, S. (2021). Realibilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Caprara, G. V., Steca, P., Zelli, A., & Capanna, C. (005). A New Scale for MeasuringAdults Prosocialness. Journal of Psychological Assessment, 21(2), 77-89. doi:https://doi.org/10.1027/1015-5759.21.2.77

Danim, S. (2010). Perkembangan Peserta Didik. Bandung, Jawa Barat, Indonesia: Alfabeta.

detikNews. (2023). detik.com: https://news.detik.com/berita/d- 7013599/siswa-sd-diduga-di-bully-hingga-kaki-diamputasi- kementerian-pppa-bergerak

Idi, A. (2011). Sosiologi Pendidikan: Individu, Masyarakat dan Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers. http://opac.fitk.uinjkt.ac.id//index.php?p=show_detail&id=9975

Kau, M. A. (2010). Empati Dan Perilaku Prososial Pada Anak. Jurnal Inovasi, 7(3), 1-5. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JIN/article/view/771

Lesmono, P., & Prasetya, B. E. (2020). Hubungan Antara Empati Dengan PerilakuPrososial pada Bystander Untuk Menolong Korban Bullying. Jurnal PsikologiKonseling,17(2),789-799. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/Konseling/article/vi ew/22091/0

Masdudi. (2013). Karakteristik Perilaku Sosial Siswa Dalam Proses Pendidikan. EDUEKSOS: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi, 2(1),1-16. doi:http://dx.doi.org/10.24235/edueksos.v2i1.637

Myers, D. G. (2002). Social Psychology. New York: McGraw Hill.

Rahmawati, I. (2022). Pengantar Psikolog Sosial. Jakarta Timur: Bumi Aksara. https://books.google.co.id/books?id=BTpwEAAAQBAJ&pg=P A9&hl=id&source=gbs_selected_pages&cad=1#v=onepage& q&f=false

Rianggareni, O. R. (2015). Hubungan antara Empati dan Perilaku Prososial pada Remajadi SMPN5 Boyolali. 1-23. http://repository.uksw.edu/handle/123456789/9296

Rizky, A. Z. (2021). Korelasi Empati dan Perilaku Altruisme pada Mahasiswa. Jurnal Penelitian Psikologi, 2(1), 20-31. https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/sukma/article/view/5302

SPSS Indonesia. (2017). spssindonesia.com. Cara Melakukan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS : https://www.spssindonesia.com/2014/01/uji-normalitas- kolmogorov-smirnov-spss.html?m=1

SPSS Indonesia. (2017). spssindonesia.com. Paduan Lengkap Cara Melakukan Uji Wilcoxon Dengan SPSS : https://www.spssindonesia.com/2017/04/cara-uji-wilcoxon- spss.html?m=1

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV.Alfabeta. SPSS Indonesia. (2017). spssindonesia.com. Contoh Kasus Uji Beda Mann-Whitney Menggunakan SPSS : https://www.spssindonesia.com/2017/04/uji-mann-whitney- spss.html?m=1

Suparmi, & Sumijati, S. (2021). Pelatihan Empati dan Perilaku Prososial pada Anak Usia Sekolah Dasar.PSIKOMENSIA Kajian Ilmiah Psikologi, 20(1), 46-58. doi:https://doi.org/10.24167/psidim.v20i1.2879

Thompson, K. L., & Gullone, E. (2008). Prosocial and antisocial behaviors inadolescents: An investigation into associations with attachment and empathy. Anthrozoos, 21(2), 123-137. doi:https://doi.org/10.2752/175303708X305774




DOI: https://doi.org/10.51849/sl.v4i3.348

Refbacks

  • There are currently no refbacks.