Integrasi Soft Skills Pada Lembaga Pendidikan Islam
Abstract
Menghadapi laju pertumbuhan globalisasi yang pesat, maka sejatinya ajaran Islam sangat mendorong pengikutnya untuk memiliki soft skill. Keterampilan yang dimiliki tidak hanya ditujukan untuk pengembangan pribadi tetapi juga untuk keberlangsungan hidup manusia. Umat Islam tidak boleh puas dengan nostalgia pencapaian ilmiah masa lalu karena dunia sains terus berubah. Oleh karena itu, umat Islam harus bisa berkolaborasi dengan agama apapun selama itu untuk kebaikan hidup masyarakat. Pendidikan Islam diharapkan mampu menumbuhkan kepribadian peserta didik dengan mengintegrasikan iman dan perbuatan baik dengan menggunakan pendekatan teoritis maupun praktis, sehingga peserta didik dapat mempraktekkannya untuk kehidupan masa depan. Beberapa lembaga pendidikan Islam yang telah mengintegrasikan nilai-nilai soft skill antara lain pesantren Pondok Pesantren Daarut Tauhid di Bandung, Denanyar, Gontor, Tebuireng, Tegalrejo dan Tambak Beras yang masing-masing memiliki ciri khas tersendiri dalam menanamkan nilai-nilai tersebut.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, M. Y. (2006). Studi Islam Kontemporer. Jakarta: AMZAH.
Barnadib, I. (1987). Pendidikan Perbandingan, Buku Dua Persekolahan dan Perkembangan Masyarakat. Yogyakarta: Andi Offset.
Basuni, M. M. (2004). Pendidikan Agama Belum Capai Tujuan. Tempo 24 November 2004.
Buchori, M. (1992). Posisi dan Fungsi Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Perguruan Tinggi Umum. Makalah pada Seminar Nasional di IKIP Malang.
Chamorro, T., Arteche, A., Bremmer, A. J., Greven, C., & Furnham, A. (2010). “Soft Skills in Higher Education: Importance and Improvement Rating as a Function of Individual Differences and Academic Performance”. Educational Psychology: An International Journal of Experimental Educational Psychology. 221-241.
Chaudhry, A. S., Khoo, C.S.G., Wu, P. & Chang, Y.-K. (2008). “Trends in LIS Education: Coverage of Soft Skills in Curricula”. Journal of Library and Information Science. 66. 1-13.
Devadason, E. S. (2010). “Final Year Undergraduates Perceptions of the Integration of Soft Skills in the Formal Curriculum: a Survey of Malaysian Public Universities”. Asia Pacific Educ. 323.
Edi, M. S. (2012). Pengembangan Life Skills dalam Pendidikan Islam (Studi Kasus Pengembangan Pendidikan Life Skills di SMK Muhammadiyah Kudus Kabupaten Kudus). Tangerang Selatan: Young Progressive Muslim.
Fadjar, A. M. (2005). Holistik Pemikiran Pendidikan, Ahmad Barizi ed. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Habibullah, A. (2008). Kajian Peraturan Perundang-undangan Pendidikan Agama pada Sekolah. Jakarta: PT Pena Citasatria.
Hamidah, S., & Palupi, S. (2012). “Peningkatan Soft Skills Tanggung Jawab dan Disiplin Terin-tegrasi Melalui Pembelajaran Praktik Patiseri”. Jurnal Pendidikan Karakter. 2 (144).
Jalaluddin. (2016). Psikologi Agama Memahami Perilaku dengan Mengaplikasikan Prinsip-Prinsip Psikologi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Latif, A. (1996). Pengembangan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas Menghadapi Era Pasar Bebas. Jakarta: DPP HIPPI.
Majid, S., Liming, Z., Tong, S., & Raihanaet, S. (2012). “Importance of Soft Skills For Education And Career Success”. International Journal For Cross Disciplinary Subjects In Education (IJCDSE). 2(2).
Parinduri, MA. (2017). Pendidikan sekolah berbasis agama dalam perspektif multicultural. Disertasi. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.
Parinduri, MA. (2020). Main Values of Toba Muslim Batak Culture in Moral Education Perspective. Karsa: Journal of Social and Islamic Culture. 28(1). 120-139.
Marzuki. (2012). “Pengembangan Soft Skill Berbasis Karakter Melalui Pembelajaran IPS Sekolah Dasar”. Seminar Nasional Tentang Pengembangan Soft Skill Berbasis Karakter Melalui Pem-belajaran IPS Sekolah Dasar. 2.
Murni, A. (2013). “The Enchanment of Junior High School Students Abilities in Mathematical Problem Solving Using Soft Skill Based Metacognitive Learning”. IndoMS –JME. 2 (196).
Nata, A. (2001). Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Lembaga-Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Gramedia.
Neff, T. J., & James, M. C. (2001). Lesson From the Top. New York: Doubleday Business.
Peterson, T. O., & Fleet, D. D. V. (2004). “The Ongoing Legacy of R.L. Katz: An Update Typology of Management Skills”. Management Decision. 1298.
Sukring. (2013). Pendidik dan Peserta Didik dalam Pendidikan Islam. Yogjakarta: Graha Ilmu.
Yahya, M. D. (2012). Paradigma Pendidikan Tinggi Islam dan Relevansinya dengan Pasar Kerja di Era Global. Jakarta: Transpustaka.
Yasin, A. F. (2008). Dimensi-dimensi Pendidikan Islam. Yogyakarta: UIN Malang Press.
Zainal, V. R., & Bahar, F. (2013). Islamic Education Management Dari Teori ke Praktik: Mengelola Pendidikan Secara Professional dalam Perspektif Islam. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidi-kan. Jakarta: Prenada Media Group.
Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
DOI: https://doi.org/10.51849/ig.v1i1.8
Refbacks
- There are currently no refbacks.
2.png)





